Selasa, 24 Maret 2009

Hitam dan Mengental..


Kopi seringkali menjadi teman setia para pekerja, termasuk saya. Secangkir kopi setiap hari selalu menjadi menu utama yang kerap menemani, entah sekedar sebagai pemanis mulut atau penghilang rasa kantuk. Ehm..penghilang rasa kantuk atau hanya sekedar kamuflase untuk menutupi rasa lelah yang enggan untuk diungkapkan?!


Setiap individu kerap menjadi pribadi lain untuk dapat menyesuaikan dengan lingkungannya, tak terkecuali saya. Menjadi seseorang yang mengingkari keadaan..itu juga saya. Selalu berusaha untuk dapat diterima dengan baik bahkan berharap menjadi idola...saya juga. Bertingkah hiperaktif dan terkadang malah terkesan bodoh..guess who,,yup its me again!!

Well at least saya tidak malu untuk mengakui bahwa saya memang terkadang bermimpi menjadi bunglon, bermimpi menjadi orang yang mampu berdiri tegak di setiap saat. Berharap dapat mengendalikan setiap permasalahan tanpa harus bersusah payah, berkeluh kesah sampai mengorbankan waktu, tenaga dan perasaan.


They said life is unfair,, well i say.. nothing is fair!

Hidup adalah untuk kita tentukan sendiri, baik dan buruknya adalah untuk kita nikmati. Layaknya sebuah kopi yang dibuat dengan penuh harapan. Manisnya tercampur sesuai keinginan..pekatnya terasa seperti sebuah perjuangan. Akankah kita terbuai dengan manis sesaat untuk kemudian meninggalkan hitam yang semakin pekat dan mengerak...?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar